KADER SURABAYA HEBAT DAMPINGI KEGIATAN POSBINDU DAN POSYANDU SRIKAYA
- Sep 21, 2023
- KIM KUTISARI
Surabaya, Kim.id – Kader Surabaya Hebat RW 02 Kutisari mendampingi kegiatan Posbindu (Pos Binaan Terpadu) dan Posyandu secara bersamaan di wilayah RT 02 – RW 02 Kelurahan Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Kamis, 7 September 2023.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB ini merupakan program rutin yang dilaksanakan puskesmas tenggilis mejoyo yang dibantu oleh Kader Surabaya Hebat dan Ibu PKK yang bertugas membantu untuk mengontrol kesehatan balita khususnya, karena balita merupakan cikal bakal menggantikan generasi tua. “Dan antusiasme warga terlihat sebanyak 30 balita dan 50 orang dewasa hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan posyandu dan posbindu merupakan wadah di mana masyarakat bisa mendeteksi secara dini kondisi kesehatannya, terutama untuk memantau kondisi kesehatan balita.

“Apakah balitanya mengalami masalah gizi atau tidak, di pemeriksaan di posyandu bisa terdeteksi, jadi apabila ada kekurangan atau masalah gizi mereka nanti bisa dirujuk oleh puskesmas dan ditindak lanjuti sehingga masalah gizi itu tidak berkelanjutan,”
Pelaksanaan kegiatan petugas puskesmas tersebut berisi antara lain Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK), penimbangan, pengukuran, penyuluhan, konsultasi dan imunisasi untuk posyandu. Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, cek gula darah, dan tensi untuk posbindu.

Secara umum, kondisi kesehatan warga RT 02 (RW 02) cukup baik dan antusias terhadap kegiatan tersebut. Hal ini dikarenakan komunikasi dengan warga terkait kondisi kesehatan terjalin dengan baik.
Kader Surabaya Hebat, Rika,” mengatakan, kegiatan ini dilakukan setiap bulan sekali hari Kamis di minggu pertama, dan untuk lokasi posyandu dan posbindu kali ini dilaksanakan di posyandu Srikaya RT 02 – RW 02 Kelurahan Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo.” Katanya.
” Alhamdulilah, semoga warga dan masyarkat yang ada di wilayah kutisari terpicu untuk sehat, karena sehat itu mahal,” imbuh Rika. (Kim kutisari/chs)